Tutorial Membuat Session dan Cookie pada PHP

Pengertian

Pada kesempatan kali adjie007 akan tutorial membuat session dan cookie pada PHP. Session dan Cookie biasanya digunakan untuk membuat form login pada website. Untuk penjelasan lebih lanjut bisa kalian lihat di bawah.

Membuat Session dan Cookie pada PHP

Pengertian Session

Session merupakan data yang disimpan dalam suatu server yang dapat digunakan secara global di server tersebut, dimana data tersebut spesifik merujuk ke user/client tertentu, contoh penggunaan session adalah ketika user telah login di halaman tertentu, maka ketika membuka halaman lain, php akan mengingat bahwa user tersebut telah login, contoh ketika kita telah login pada Google, maka setiap kali kita membuka layanan Google seperti GMail, Google Drive, dll di tab berbeda, kita akan selalu dalam keadaan login, kecuali kita buka dengan browser yang berbeda. Cntoh lain ketika web ecommerce merekam keranjang belanja user, maka ketika pindah ke halaman pembayaran, daftar belanja masih terekam.

Pengertian Cookie

Cookie dapat menyimpan berbagai jenis informasi, termasuk di antaranya informasi pribadi seperti nama, alamat rumah, alamat email, atau nomor telepon Anda. Akan tetapi informasi ini hanya akan disimpan jika Anda pernah memberikan informasi ini kepada situs tersebut. Situs web tidak dapat mengakses informasi yang tidak pernah Anda berikan kepada situs web tersebut, dan situs web juga tidak dapat mengakses berkas lainnya pada komputer Anda.

Secara bawaan (default), aktivitas menyimpan dan mengirim cookie tidak pernah terlihat oleh pengguna. Akan tetapi, Anda dapat mengubah pengaturan Firefox sehingga Anda dapat mengizinkan atau menolak permintaan penyimpanan cookie, menghapus cookie yang tersimpan saat Firefox ditutup, dan lain sebagainya.

 

Membuat Session

Berikut ini tutorial membuat session, penggunaan session, dan penghapusan session. Sebelumnya kalian harus menyiapkan file editornya terlebih dahulu seperti notepad++ yang bisa kalian donwload disini.

1. Membuat Session

Silakan copy code dibawah ini kemudian simpan dengan file1.php :

session_name(“verify”);  //membuat session 

session_start();  //memulai session

$username=”user”;

$password=”password”;

$_SESSION[‘ses_username’]=$username;    //mengisi session

$_SESSION[‘ses_password’]=$password;

Echo(“File dua”);

?>

2. Penggunaan Session

Selanjutnya siapkan file dibawah ini, kemudian simpan dengan nama file2.php :

session_name{“verify”);

session_start();

echo (“nama user: $_SESSION[ses_username]
”);     //menampilkan isi session

echo (“password: $_SESSION[ses_password]
”);

echo (“File tiga”);

?>

3. Penghapusan Session

Setelah file2 sudah disimpan, selanjutanya yaitu buat file3.php dengan script di bawah ini :

session_name(“verify”);   //pilih session

session_start():     //memulai session

unset($_SESSION[“verify”]);    //kosongkan session

session_destroy();       //hapus session

?>

 

Membuat Cookie

Selanjutnya kita akan membuat cookie, penggunaan cookie, dan menghapus cookie.  Berikut tutorialnya :

1. Membuat Cookie

Siapkan script seperti di bawah ini dan kemudian simpan dengan nama file4.php :

$isi_username=”user pengunjung”;

$isi_password=”password”:

setcookie(“username”,$isi_username):

setcookie(“password”,$isi_password);

echo (“File dua”);

?>

2. Penggunaan Cookie

Selanjutnya, kalian copy script di bawah dan simpan dengan nama file5.php :

Echo(“Nama Pengunjung: $_COOKIE[username]
”);

Echo(“Password: $_COOKIE[password]
”);

Echo (“File tiga”);

?>

3. Penghapusan Session

Dan yang terakhir adalah membuat penghapusan cookie dengan script di bawah ini  kemudian simpan dengan nama file6.php :

Setcookie(“username”,””);

Setcookie(“password”,””);

?>

 

Penjelasan

Pada bagian 1  membahas  tentang cara membuat session dan cookie. Kalian akan menggunakannya untuk menyimpan username dan password. Halaman-halaman berikutnya yang terproteksi harus melakukan validasi terlebih dahulu berdasarkan data ayng tersimpan pada session dan cookie. Perhatikan baris-baris program pada bagian 1

Sedangkan pada bagian 2 membahas penggunaa session dan cookie. Setiap file terproteksi harus melakukan validasi atau percocokan username dan password antara data tersimpan dalam schemata dengan username dan password pengunjung saat login. Jika cocok, maka pengunjung berhak mengakses file yang diproteksi, tetapi jika tidak cocok maka pengujung akan dialihkan untuk login terlebih dahulu. Baris program yang tertulis pada bagian 2 di atas tidaklah selengkap itu. Baris program diatas hanya menunjukkan bahwa username dan password dari program 1 sudah  bagian tersimpan dan baris program bagian 2 akan menampilkan isi username dan password tersebut.

Bagian 3 membahas cara menghapus session dan cookie setelah tidak digunakan. Bagian 3 dilakukan apabila pengunjung melakukan sign out atau logout.

Advertisements

Leave a Reply

By continuing to use the site, you agree to the use of cookies. more information

The cookie settings on this website are set to "allow cookies" to give you the best browsing experience possible. If you continue to use this website without changing your cookie settings or you click "Accept" below then you are consenting to this.

Close