PHP

Membuat Check Box Menggunakan Foreach PHP

Membuat Check Box Menggunakan Foreach PHP

Membuat Check Box Menggunakan Foreach PHP

Sebelumnya kita sudah membahas Cara Membuat Tabel Menggunakan HTML5 Dan CSS. Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tutorial cara membuat check box menggunakan Foreach PHP. Apa itu Foreach? Foreach adalah perulangan khusus untuk pembacaan nilai Array. Foreach digunakan untuk perulangan yang datanya dalam bentuk array.

Membuat Check Box Menggunakan Foreach PHP

Sedangkan array adalah tipe data yang sering digunakan dalam membuat program menggunakan PHP. Kemampuan array dalam menyimpan banyak data dalam satu variabel akan sangat berguna untuk menyederhanakan dan menghemat penggunaan variabel.

Proses menampilkan dan memproses array akan lebih mudah dengan menggunakan perulangan foreach dibandingkan perulangan dasar seperti for. Perulangan foreach akan otomatis berhenti pada data terakhir dari array.

Nah, berikut langkah membuat check box menggunakan foreach PHP :

  • Siapkan editor PHP seperti notepad++, kemudian copy kode di bawah ini dan simpan dengan nama checkbox.html.
  • Coba jalankan file tersebut, apabila hasilnya seperti gambar di bawah. Maka script tersebut tidak ada masalahMembuat Check Box Menggunakan Foreach PHP
  • Selanjutnya kalian harus membuat file Foreach dalam PHP. Silakan kalian copy script dibawah ini dan bisa kalian simpan dengan nama checkbox.php. Fungsinya supaya ketika kalian klik kirim, program tersebut bisa berjalan.
  • Apabila kalian sudah menyimpan file tersebut, coba kalian pilih pada checkbox dan klik kirim pada file htmlnya. Jika program PHP yang kalian jalankan benar, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini:Membuat Check Box Menggunakan Foreach PHP
  • Jika tampilan diatas muncul dibrowser kalian, berarti kalian sudah berhasil membuat program checkbox dengan menggunakan foreach PHP.

Seperti itulah tutorial cara membuat checkbox menggunakan foreach PHP yang bisa saya sampaikan kepada kalian. Tutorial ini masih sangat sederhana, kalian bisa kembangkan lagi untuk program pengulangan lainnya. Jangan lupa, kalian harus menyimpan filenya di dalam folder server yanga sudah kalian install. Untuk XAMPP, kalian harus menyimpannya didalam folder htdocs.

Baca Juga :

Advertisements

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: